KARYA TULIS ILMIAH
BAHASA INDONESIA
“DZIKIR DAN DO’A”
DOSEN
PENGAMPU
HENDRI
FIRMANSYA M.Pd
DISUSUN
OLEH
YOSA
LIANA (1911330012)
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS
USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BENGKULU
TAHUN
AKADEMIK 2019/2020
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................
DAFTAR ISI.............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.
LATAR BELAKANG..................................................................................
2.
RUMUSAN MASALAH..............................................................................
3.
TUJUAN........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
1.
PENGERTIAN DZIKIR DAN DO’A.........................................................
2.
MACAM-MACAM DZIKIR DAN DO’A..................................................
3.
MANFAAT DZIKIR DAN DO’A...............................................................
BAB III PENUTUP
1.
KESIMPULAN.............................................................................................
2.
SARAN.........................................................................................................
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami ucapkan kepada Allah SWT.atas semua rahmat, taufiq dan hidayah serta inayah-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik tanpa adanya halangan yang melanda. Tak lupa sholawat dan salam tetap tercurahkan kepada Rasulullah SAW. yang telah menyelamatkan kita dari jalan yang gelap menuju jalan yang terang.
Karya Tulis Ilmiah ini dibuat untuk memenuhi salah satu Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia. Dalam Karya Tulis Ilmiah ini akan dibahas mengenai “Urgensitas Dzikir dan Doa dalam Kehidupan Sehari-hari.” Karya Tulis Ilmiah ini saya beri judul " makalah tentang dzikir dan doa "
Penulis juga
mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dalam pembuatan
Karya Tulis Ilmiah ini. Kami menyadari bahwa dalam Karya Tulis Ilmiah ini masih
banyak terdapat kekurangan.Oleh karena itu, kami mengharapkan saran dan kritik
demi kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan sehari-hari, berdoa dan berdzikir sangat penting untuk diterapkan khususnya bagi umat Muslim, karena kedua aktivitas tersebut merupakan hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya, Allah SWT. Namun dalam prakteknya antara dzikir dan doa jarang sekali diterapkan, walau mungkin ada itu pun hanya sebagian manusia yang selalu menerapkannya.
Kebanyakan orang mengamalkan doa dan dzikir pada saat waktu dan keadaan tertentu. Seperti halnya berdoa, berdoa hanya dilakukan oleh manusia saat ada kemauan (menginginkan sesuatu) yang dimana dia berpikir hanya Allah SWT.lah yang bisa membantu merealisasikan keinginannya itu. Begitupun dengan berdzikir, jarang sekali manusia mengamalkan dzikir dalam kehidupan sehari-hari, terkadang manusia berdzikir dan mengingat Allah SWT.hanya saat dalam kesusahan dan tertimpa masalah saja.
Dzikir adalah suatu kegiatan atau cara yang dilakukan oleh seorang hamba dalam mengingat Allah SWT. Dalam dzikir seorang hamba memuji dan mengagungkan kebesaran Allah SWT.dengan merasa bahwa kita hanyalah seorang hamba yang lemah tak berdaya dan hanya Allah SWT. lah yang Maha Kuasa. Maka dari itu, kita seorang hamba-Nya hanyalah bagian kecil dari kekuasaan-Nya.
Doa
adalah suatu cara atau aktivitas seorang hamba dengan Allah SWT. dimana seorang
hamba memohon dan meminta kepada Allah SWT. dengan maksud dalam hati bahwa
keinginannya dapat terkabulkan.
Kita diperbolehkan
berdoa hanya kepada Allah SWT.karena sebagaimana kita tahu bahwa Allah SWT.
merupakan satu-satunya Tuhaan yang wajib disembah dan hanya satu-satunya tempat
bagi seorang hamba untuk mengadu, mengeluh dan memohon pertolongan. Karena
tiada daya dan upaya selain kekuasaan dan pertolongan Allah SWT.
Maka dari itu penulis akan memberitahukan pentingnya manusia untuk berdzikir dan berdoa dalam kehidupan sehari-hari. Karena penerapan dzikir dan doa sangat berpengaruh pada kehidupan manusia.
Maka dari itu penulis akan memberitahukan pentingnya manusia untuk berdzikir dan berdoa dalam kehidupan sehari-hari. Karena penerapan dzikir dan doa sangat berpengaruh pada kehidupan manusia.
B. Rumusan Masalah
Dari
pemaparan latar belakang masalah di atas maka rumusan masalahnya adalah sebagai
berikut:
1. Apa yang dimaksud
dengan Dzikir dan Doa?
2. Apa saja macam-macam
Dzikir dan Doa?
3. Apa saja manfaat
Dzikir dan Doa?
4. Seberapa penting
Dzikir dan Doa dalam kehidupan sehari-hari?
C. TujuanTujuan penulisan makalah ini adalah
sebagai berikut:
1. Untuk menambah pengetahuan tentang dzikir
dan doa
2. Untuk menambah wawasan tentang pengertian
dari dzikir dan doa
3. Untuk mengetahui manfaat dan penerapan
dzikir dan doa
4. Untuk mengetahui pentingnya dzikir dan doa
dalam kehidupan sehari-hari
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Dzikir dan Doa
1. Pengertian Dzikir
Dzikir
merupakan ibadah yang paling ringan, sekaligus paling besar kedudukannya dan
paling utama di sisi-Nya.Hal ini dikarenakan gerak lidah adalah gerakan yang
paling ringan dan paling mudah dari segenap anggota badan lainnya. Seandainya
anggota badan lainnya bergerak sebanyak lidah bergerak (karena dzikir), niscaya
ia akan letih, dan yang demikian itu tidak mungkin dilakukan. (Ibnul Qayyim Al
Jauziyyah, 2014:36)
Dzikir
menurut bahasa adalah ingat akan sesuatu atau menyebut akan sesuatu. Dzikir
menurut istilah Ahli Sufi [1]) adalah ingat Asma Allah SWT.dengan sarana apa
saja baik secara dhohir atau dalam bathin. Orang yang senantiasa berdzikir maka
akan merasa tentram dan tenang dalam hidupnya sebagaimana firman Allah SWT.
dalam Q.S. Al-Ra'd/13:28 yang berbunyi:
لَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ
بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ا (28)
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” [2]) (Q.S. Al-Ra’d:28)
2. Pengertian Doa
Doa
adalah ibadah yang paling utama. Barangsiapa yang berdoa maka dia sedang meniti
keselamatan. Ibadah doa sangat berpengaruh pada kehidupan lahir dan batin,
dunia dan akhirat. (Efri Aditia, 2011:3)
Manusia
sebagai seorang hamba mesti berdoa karena manusia lemah dan fakir [3]). Orang
yang tengah mengalami kesulitan akan sangat tahu keadaan ini karena ia
merasakannya. Tak ada manusia di dunia yang tak mengalami kesulitan, tak ada
manusia yang kebal penyakit.Bahkan hanya dengan sebuah virus yang tak terlihat
pun manusia bisa binasa. (Efri Aditia, 2011:5)
Menurut
bahasa doa berasal dari kata da’a [4]) yang artinya memanggil. Sedangkan
menurut istilah syara’ [5]) doa berarti memohon sesuatu yang bermanfaat dan
memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memudharatkan.
. Manusia
dianjurkan untuk tadharu’ [6]) seperti yang dilakukan oleh orang-orang sahih
dimana mereka selalu memanjatkan doa dalam keadaan apapun (tidak hanya berdoa
ketika sedang susah saja). Tadharu’ juga dapat menambah kemantapan jiwa seorang
hamba.
Sebagaimana firman Allah SWT.dalam Q.S. Al-Kahfi/18:28 yang berbunyi:
Sebagaimana firman Allah SWT.dalam Q.S. Al-Kahfi/18:28 yang berbunyi:
نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ
بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ
عَنْهُمْ (28)
الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ
الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ
Artinya: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama
dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan
mengharapkan keridhaan-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka
karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah kamu mengikuti
orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami serta menuruti hawa
nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi : 28).
B. Macam-macam Dzikir dan Doa
1. Macam-macam Dzikir
Dzikir
terbagi menjadi beberapa macam, adapun macam-macam Dzikir adalah sebagai
berikut:
a. Dzikir
dengan lidah (lisan)
Dzikir
dengan lisan dilakukan dengan mengucapkan kalimat-kalimat dzikir, baik dengan
suara jelas (jahar) atau samar (sir) Kalimat-kalimat dzikir yang telah
dicontohkan oleh Rasulullah SAW. adalah merupakan kalimat thayyibah) antara
lain sebagai berikut:
1. اللهُ سُبْحاَنَ
2. الْحَمْدُ
لِلَّهِ
3. اللهُ إِلاَّ إِلهَ لاَ
4. اکبر الله
5. استغفر الله
العظيم
6. لاَ هَوْلَ وَلاَ
قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ
b. Dzikir dengan
fikir
Dzikir
dengan fikir dilakukan dengan merenungkan ciptaan Allah SWT.dan merupakan
dzikir yang sangat tinggi nilainya, di samping dapat memantafkan iman, juga
dapat memberikan manfaat bagi kehidupan.
c. Dzikir
dengan perasaan
Dzikir
dengan perasaan dilakukan dengan berhuznuzan [10]) kepada Allah SWT.dan
merasakan indahnya rahmat yang telah dikucurkan-Nya kepada kita,sehingga dapat
merubah perasaan negatif menjadi positif. Beberapa contoh dzikir dengan perasaan
adalah dengan merasa dekat dengan Allah SWT., merasa dilindungi Allah SWT.,
merasa disayangi Allah SWT., mendapat karunia dari Allah SWT. Allah SWT.
memberikan segala kebaikan, sedangkan yang buruk diakibatkan oleh kesalahan
kita.
d. Dzikir dengan
keyakinan
Dzikir
dengan keyakinan adalah mantapnya aqidah tauhid dalam perjalanan hidup, bahwa
segala sesuatu terjadi hanya menurut kehendak Allah SWT.yang disebut dengan
Tauhid Rububiyah [11]), dan adanya keyakinan yang utuh bahwa hanya Allah SWT.
lah yang berha disembah, yang kemudian dikenal dengan Tauhid Uluhiyah [12])
Orang
yang selalu mengamalkan dzikir dengan keyakinan yang sampai ke lubuk hati
terdalam tidak akan terkagum-kagum kepada apapun dan siapapun, kecuali hanya
kepada Allah SWT. godaan terbesar dalam Dzikir ini adalah
syirik [13])
.e. Dzikir
dengan perbuatan
Dzikir
dengan perbuatan dilakukan dengan sikap taat dan patuh terhadap aturan Allah
SWT., baik dalam hal aqidah, ibadah maupun mu’amalah [14]).Sehingga segala
gerak dan langkah serta tutur kata memancarkan akhlak Allah SWT.yang penuh
rahmah, berbudi luhur dan jauh dari akhlak tercela (madzmumah) [15])
2. Macam-macam
Doa
Doa
terbagi menjadi beberapa macam, adapun macam-macam Doa adalah sebagai berikut:
a. Doa untuk kebutuhan sehari-hari, seperti doa makan, doa mau tidur, dan lain lain
a. Doa untuk kebutuhan sehari-hari, seperti doa makan, doa mau tidur, dan lain lain
b. Doa untuk meminta keselamatan dunia
dan akhirat
c. Doa untuk orang tua
d. Dan lain lain
.C. Manfaat Dzikir dan Doa
1. Manfaat
Dzikir
Sebagaimana
fungsi dari Dzikir itu sendiri yang mana dzikir membuat orang yang membacanya
menjadi tenang, maka dzikir pun memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai
berikut:
Dzikir membawa seseorang untuk mendapatkan keberuntungan berupa Surga.
Ahli dzikir akan diumumkan sebagai ahlul karam [16]) oleh Allah SWT. di hari kiamat
Dzikir meninggikan derajat seseorang
Dzikir membawa seseorang untuk mendapatkan keberuntungan berupa Surga.
Ahli dzikir akan diumumkan sebagai ahlul karam [16]) oleh Allah SWT. di hari kiamat
Dzikir meninggikan derajat seseorang
Orang
yang selalu berdzikir dengan rutin, maka ia akan memperoleh keutamaan di hari
kiamat dengan mengalahkan yang lainnya`
Dzikir menyempurnakan pahala jihad [17])
Orang
yang selalu (rutin) berdzikir akan mendapat ampunan dan pahala yang besar
Dzikir adalah amalan yang dicintai Allah SWT., maka orang yang ahli dzikir pun akan dicintai Allah SWT
Dzikir adalah amalan yang dicintai Allah SWT., maka orang yang ahli dzikir pun akan dicintai Allah SWT
Dzikir menolak syaitan dan menghancurkannya
Dzikir membuat hati tenang
Hilangnya duka cita dari hati
Dzikir membuat Allah SWT.menjadi ridho
Dzikir
adalah cahaya bagi ahli dzikir baik di dunia, di alam kubur, dan di akhirat
kelak
(Ibnul Qayyim Al Jauziyyah: 2014)
(Ibnul Qayyim Al Jauziyyah: 2014)
2. Manfaat Doa
Syekh
Sayyid Tantawi, Syaikhul [21]) Azhar di Mesir, merangkum tiga manfaat doa dalam
tiga point, yaitu sebagai berikut:
a. Doa
berfungsi untuk menunjukkan keagungan Allah SWT. kepada hamba-hambaNya yang
lemah. Dengan doa seorang hamba menyadari bahwa hanya Allah SWT. lah yang
memberi nikmat, menerima taubat, dan memperkenankan doa-doanya. Doa berfungsi
mendorong hamba-Nya untuk selalu bersyukur. Sebab rasa syukur itu pula
mendorong hamba-Nya untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah
b. Doa mengajari
kita agar merasa malu kepada Allah SWT. sebab manakala ia tahu bahwa Allah SWT.
akan selalu mengabulkan doa-doanya, maka tentu saja ia malu untuk mengingkari
nikmat-nikmatNya.
c. Doa
mengalihkan hiruk-pikuk kehidupan dunia keharibaan tafakur dan kekudusan
munajat [22]) kehadirat Allah SWT., memutuskan syahwat [23]) duniawi yang fana
menuju ketenangan hati dan ketentraman jiwa
.D. Pentingnya Dzikir danDoa
dalam Kehidupan Sehari-hari
Dzikir
dan doa adalah dua kegiatan yang saling berhubungan. Dalam pelapalan doa
setelah sholat diawali dengar dzikir karena seorang hamba sangat dianjurkan
untuk selalu berdzikir memuji Allah SWT. atas keagungan dan kekuasan-Nya namun
seorang hamba pun diharuskan untuk senantiasa berdoa (meminta ampunan,
pertolongan hanya kepada Allah SWT.), alangkah sombongnya orang yang tidak
pernah berdoa kepada Allah SWT., seakan-akan dia tidak butuh Allah SWT. dan
bisa hidup sendiri tanpa adanya bantuan Allah SWT
. Sangat
mustahil semua yang terjadi dan semua yang ada di langit, bumi serta isinya
tidak ada campur tangan Allah SWT.bagaimana tidak, kehidupan kita di bumi ini
sudah diatur dan menjadi kehendak-Nya namun sesuatu yang bersifat buruk pada
kehidupan dan diri kita bisa diubah oleh tindakan yang baik (perubahan) namun
kita juga jangan lupa berdoa agar Allah SWT. senantiasa meridhoi dan menjadikan
berkah atas hidup kita di dunia dan di akhirat kelak.
Penerapan dzikir dan
doa dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting, dimana orang yang ahli
dzikir dan doa akan Allah SWT. anugerahkan kehidupan yang baik, nyaman, tentram
dan ada dalam lindungan-Nya. Kepentingan dzikir dan doa adalah dalam kehidupan
sehari-hari dapat mencetak manusia-manusia yang taqwa [24]), memiliki akhlaqul
karimah [25]), terhindar dari perbuatan tercela dan menumbuhkan kasih sayang
Allah SWT. kepada hamba-Nya. Nabi Muhammad SAW. adalah seorang pendoa. Beliau
berdoa setiap saat, dalam sendiri, saat berperang, dan saat damai. Nabi
Muhammad SAW. menyebut bahwa doa merupakan inti ibadah. Ibadah sendiri
selamanya adalah media agar hamba dapat dekat dengan-Nya dan terhubung secara
lahir bathin [26]) dengan Tuhannya. (Efri Aditia: 2011
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas maka dapat disimpulkan
bahwa
• Dzikir merupakan cara
seorang hamba dalam memuji Allah SWT., ahli dzikir akan merasa tenang dan
tentram hidupnya. Dzikir memiliki banyak sekali manfaat salah satu di antaranya
adalah diberi kenikmatan dan jaminan surga; mendapat pahala yang besar;
diampuni dosa-dosanya; didoakan oleh malaikat
• Doa merupakan cara seorang
hamba dalam berkomunikasi dengan Allah SWT. doa berisi tentang permohonan
seorang hamba kepada-Nya dengan berharap bahwa Allah SWT. mengabulkan keinginan
(doa) nya. Doa pun memiliki banyak manfaat yaitu menghindarkan kita dari sikap
sombong, angkuh; menjadikan kita seorang hamba yang tidak lupa diri yakni
merasa tidak bisa apa-apa tanpa bantuan dan pertolongan-Nya; menjadikan kita
seseorang yang bersyukur jika memang Allah SWT. mengabulkan doa kita
.• Dzikir dan doa sangat
penting dalam kehidupan karena keduanya saling berkaitan dan merupakan ibadah
yang berfungsi sebagai sarana seorang hamba berkomunikasi dengan sang khalik
agar menjadikan kita menjadi seorang hamba yang bertaqwa dan tidak kufur.
B. Saran
Untuk mewujudkan
budaya dzikir dan doa dalam kehidupan sehari-hari merupakan sesuatu hal yang
tidak mudah, karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya berdikir
dan berdoa setap hari maka diperlukan pengarahan dan pembelajaran praktek budaya
dzikir dan berdoa di masyarakat khususnya setelah sholat fardhu. Selain itu
kita pun harus menyadari bahwa berdzikir dan berdoa sangatlah penting terutama
dalam menjaga hubungan antara hamba dengan Tuhannya, agar budaya berdzikir dan
berdoa dapat diterapkan dengan baik yakni dengan memahami makna dan manfaat
dari dzikir dan doa yang sesungguhnya.
